Laman

Senin, 28 Maret 2011

"Oh...Sorry I don't know.." "Aku Gak Tau" -_-

Jadi cerdas gak berarti tahu segala jawaban.Kadang,jawaban paling cerdas yang bisa kamu katakan adalah “Aku nggak tau”,”Gue ga tau juga tu”,”I don’t know”,”Mboten ngertos”,atau apalah yang intinya juga gak tau,pake bahasa apapun juga gak dilarang kok,yang penting tetep sopan..hahahahhahahahha.
Tau nggak??diperlukan rasa PEDE(percaya diri) dan kecerdasan ekstra untuk mengetahui KETIDAKTAHUAN kamu.Dan saat kamu melakukannya,sebenarnya kamu sedang dalam proses “mempelajari jawaban sesungguhnya”.Yang penting jangan jadi orang SOTOY lah...Malu-maluin mbak-mas broo.
            Yeaahhh...emang sih sering kali karena alasan kebanggaan dan mencegah rasa nggak aman,kita mengatakan “Tau”,”Iya gue tau,itu harganya ......”,bla..bla..bla.....Padahal yang asli nggak tau apa-apa.Kalo betul gitu mah boleh bangga,tapi kalo keliru,bikin wajah longsor.hahahahahahahaha..
Lewat cara kaya yang barusan(sotoy) sebenarnya kita telah menyia-nyiakan kesempatan buat belajar lebih lanjut.Teman-temanku sayang,   “percayalah,gak ada salahnya kita tidak mengetahui suatu hal.’
Bagian penting dari kebijaksanaan adalah mengetahui batas pengetahuan kamu.Mengetahui apa yang kamu tahu dan apa yang kamu gak tau.Teman-temanku sayang,Orang yang  benar-benar cerdas adalah orang yang tahu dan mengerti,bahwa gak semua pertanyaan dapat ia jawab.Orang yang benar-benar cerdas adalah orang yang mau bertanya,mau belajar dan punya kemauan untuk tumbuh.
Teman-temanku sayang.Gunakan pengetahuan yang kamu miliki,dan miliki pengetahuan yang kamu perlukan.Itu adalah Golden way yang bisa kalian tempuh.

Jumat, 11 Februari 2011

Harga Cinta Seorang Ibu...

Kisah ini ku tunjukkan buat ibuku yang slalu ada disampingku,yang selalu mengerti aku..crita ini juga menyadarkan aku..Kalo ibuku itu.....

 BACA SAJA CERITANYA.......


 Seorang anak melihat ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. Si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang di ulurkan oleh si anak dan membacanya.
Ongkos upah membantu ibu:
1)Membantu pergi ke warung:Rp20.000
2)Menjaga rumah:Rp 20.000
3)Membuang sampah:Rp10.000
4)Membereskan rumah:Rp10.000
5)Menyiram tanaman:Rp15.000
6)Menyapu halaman:Rp25.000
Jumlah :Rp100.000

Selesai membaca,si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
1)Ongkos mengandungmu selama 9 bulan- GRATIS
2)Ongkos berjaga malam karena menjagamu- GRATIS
3)Ongkos air mata yang menetes karenamu-GRATIS
4)Ongkos khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu- GRATIS
5)Ongkos menyediakan makan minum,pakaian dan keperluanmu-GRATIS
Jumlah keseluruhan Nilai Kasihku- GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, “Aku Sayang Ibu”. Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya, “Telah Dibayar”. Nah,kan! Pepatah kuno mengatakan,seorang anak tidak akan memahami kasih sayang orang tua kepada dirinya sampai ia memiliki anak sendiri.

buat Mom...
it is not your money that i like,,or the smart brain inside your head but it's simply coz you care..
I hope GOD BLESS U mom...He blesses me by having a MOM like U...I LOVE U MOM......

Jumat, 28 Januari 2011

Banyak bencana "Salah siapa.....???????"

Dalam Al-Quran surat Ar-rum ayat 41. Allah berfirman ;”Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” Tafsir Ayat ini terdapat ancaman dan penegasan Allah. Bahwa, berbagai kerusakan yang terjadi di daratan dan di lautan adalah akibat perbuatan manusia. Hal tersebut hendaknya disadari oleh umat manusia dan karenanya manusia harus segera menghentikan perbuatan-perbuatan yang menyebabkan timbulnya kerusakan di daratan dan di lautan, dan menggantinya dengan perbuatan baik dan bermanfaat untuk kelestarian alam.